Thermal pad banyak digunakan pada adaptor catu daya, karena dapat membuat kinerja adaptor daya lebih stabil.
Jenis adaptor catu daya
Lokasi pada catu daya tempat material penghantar panas dibutuhkan:
1. Chip utama catu daya: chip utama catu daya berdaya tinggi umumnya memiliki persyaratan tinggi pada pembuangan panas, seperti catu daya UPS. Karena fungsi catu dayanya yang kuat, chip utama perlu menanggung intensitas kerja seluruh mesin, dan pada saat ini akan mengumpulkan banyak panas, sehingga kita membutuhkan material penghantar panas sebagai media penghantar panas yang baik.
2. Transistor MOS: Transistor MOS merupakan komponen penghasil panas terbesar selain chip utama catu daya, sehingga perlu menggunakan berbagai jenis material penghantar panas, seperti lembaran isolasi termal, pasta termal, penutup termal, dll.
3. Transformator: Transformator adalah alat konversi energi yang mengemban tugas konversi tegangan, arus, dan hambatan. Namun, karena kinerja transformator yang khusus, penggunaan material penghantar panas juga memiliki persyaratan khusus.
Aplikasi adaptor catu daya I
Transistor MOS
Kapasitor
Dioda/transistor
Transformator
bantalan isolasi silikon konduktif termal
Perekat penghantar panas
Bantalan termal
Perekat penghantar panas
Pendingin panas 1
Pendingin panas 2
Bantalan termal
Menutupi
Penggunaan bantalan isolasi konduktif termal: mengunci transistor MOS dan heat sink aluminium dengan sekrup.
Penggunaan bantalan termal: Mengisi celah toleransi antara dioda dan pendingin aluminium, dan mentransfer panas dari dioda ke pendingin aluminium.
Aplikasi adaptor catu daya II
Bantalan termal pada pin komponen elektronik di bagian belakang PCB.
Fungsi 1: Mengalihkan panas komponen elektronik ke penutup untuk pembuangan panas.
Fungsi 2: Menutupi pin, mencegah kebocoran dan kerusakan pada penutup, melindungi fungsi komponen elektronik.
